Senin, 09 Oktober 2017

Apakah Sholat Sunah Duha Membaca doa Iftitah

Ngalir.com, Apakah Sholat Sunah Duha Pake baca doa Iftitah sholat Dhuha merupakan Shalat Sunnah yg dikerjakan minimal dua Raka’at serta dapat dikerjakan maksimal 12 Raka’at yg masing – masing dua Raka’atnya diakhiri dg satu salam. setelah itu masa waktu Sholat Dhuha sendiri dapat dikerjakan saat matahari sedang terbit atau tepatnya sekitar jam 0700. pagi sampai masuk masa shalat Zhuhur lebih tepatnya kurang dari pukul 1200. siang sehingga bila anda ingin mengerjakan Sholat Dhuha ini sebaiknya dikerjakan sekitar pukul 08,00. – 10,00 pagi.


Keutamaan Sholat Dhuha sendiri adalah buat memperlancarkan, melapangkan serta mempermudahkan suatu rezeki anda, Menghapus dosa – dosa anda, menemukan pahala sholat sunnah serta masih banyak lagi. tapi faedah Sholat Dhuha yg paling besar adalah buat mempermudahkan Rezeki anda pasal rujukan oleh sabda Nabi Muhammad Saw yg berbunyi, ” Sholat Dhuha bisa mendatangkan suatu rezeki serta menolak kekafiran, serta tak adanya yg akan memelihara Sholat Dhuha melainkan orang2 yg bertaubat ”.

Adapun metode Mengerjakan Sholat Dhuha sendiri dilaksanakan layaknya mengerjakan Sholat seperti bisa diawali dg membaca Niat Shalat, Membaca Surat Al Fatihah serta Surat surat pendek atau panjang, Ruku, Itidal, Sujud serta Salam ya anda pasti tau metode Mengerjakan Sholat Sunah Dhuha ini.

Sekarang kita yang masih awam bingung apakah doa iftitah sata sholat sunah termasuk sholat duha wajib di baca ? Para ulama menganggap kalo membaca do’a iftitah dihukumi sunnah, tidak sampai tingkatan wajib. Inilah pendapat jumhur (mayoritas ulama).

Imam Nawawi menyebutkan kalo do’a iftitah disunnahkan dibaca buat tiap orang yang shalat, buat imam, makmum, munfarid, wanita, anak-anak, musafir, orang yang shalat wajib, orang yang shalat sunnah, orang yang shalat sembari  duduk, orang yang shalat sembari berbaring,
 serta lainnya. diantaranya juga di dalamnya orang yang melakukan shalat sunnah rawatib, shalat sunnah mutlak, shalat ‘ied, shalat gerhana (shalat kusuf) serta shalat minta hujan (shalat istisqa’)
Yang dikecualikan di sini ialah shalat jenazah, shalat ‘ied serta shalat lail (shalat malam), adanya pembicaraan tersendiri tentang do’a iftitah dalam shalat tersebut

Adapun bila kita tidak  membaca do’a iftitah bisa dapat ditinjau dari pendapat berikut ini,
Ulama Hanabilah berpandangan jikalau shalat sunnah bila lebih dari sekali salam layaknya shalat tarawih, dhuha, sunnah rawatib, tersebutkan di tiap dua raka’at (memulai shalat) disunnahkan membaca doa iftitah. karena tiap dua raka’at itu berdiri sendiri. Namun rujukan oleh pendapat yang lain, cukup di awal shalat saja membaca iftitah

Berarti adanya ulama yang berpandangan bolehnya tidak membawa doa iftitah buat shalat yang salamnya lebih dari sekali layaknya dalam shalat tarawih

Bagaimana kalau imam tak membaca do’a iftitah (langsung membaca surat), apa makmum tetap membacanya?

Jawabannya, tetap membacanya
Lihat nukilan berikut,

ู‚ุงู„ ุงู„ุดّุงูุนูŠّุฉ : ูŠุณู†ّ ู„ู„ู…ุฃู…ูˆู… ุฃู† ูŠุณุชูุชุญ ، ูˆู„ูˆ ูƒุงู† ุงู„ุฅู…ุงู… ูŠุฌู‡ุฑ ูˆุงู„ู…ุฃู…ูˆู… ูŠุณู…ุน ู‚ุฑุงุกุชู‡
“Ulama Syafi’iyah mengatakan  jikalau disunnahkan bagi makmum membaca doa iftitah meski imam telah mengeraskan bacaan suratnya serta makmum mendengarkannya”

Dapat kita simpulkan Apakah Sholat Sunah Duha Membaca Doa Iftitah jawabannya boleh di baca juga boleh kita tidak baca tergnatung pribadi masing masing intinya niat kita sholat sesuai syariat karena Allah SWT.



Semoga bermanfaat  





Artikel Terkait

Disini admin bertujuan untuk memberi informasi yang bermanfaat hanya di www.ngalir.com 


EmoticonEmoticon