Rabu, 03 Januari 2018

Jangan Nikahi Wanita ini Menurut Islam

 Ngalir.com, Jangan nikahi wanita perempuan ini menurut islam, dalam artikel ini di jelaskan perempuan mana yang tidak boleh kita nikahi.


JANGAN MAU MENIKAH DENGAN PEREMPUAN JOROK & PEMALAS MESKIPUN DIA CANTIK, BERHIJAB, DAN BERCADAR.




✍ Maaher At-Thuwailibi

Memiliki RASA MALAS berbeda dengan SIFAT MALAS. Ketika kita merasa malas mandi misalnya, memiliki rasa itu adalah hal yang wajar dan manusiawi karena sifatnya sementara dan biasanya terjadi karena suasana hati sedang tidak mood, dan itu sah-sah saja. Nah, yang bahaya adalah jika kita memiliki SIFAT MALAS. kenapa bahaya? karena sifat itu berarti sudah menjadi karakter yang mana pada awalnya karakter itu dibentuk dari KEBIASAAN yang terus diulang-ulang yang akhirnya menjadi sebuah sifat yang melekat pada diri kita.

Oleh karenanya, jangan pernah mau menikah dengan laki-laki yang MALAS shalat subuh. karena dapat di pastikan bahwa lelaki yang malas bangun pagi apalagi tidak shalat subuh berjamaah ke masjid (tanpa udzur) adalah laki-laki yang KERAS HATINYA & TIDAK BERTANGGUNG JAWAB. demikian pula, jangan mau menikah dengan wanita pemalas, karena biasanya wanita pemalas adalah wanita yang JOROK dan menjijikkan. Malas bagaikan sebuah mata rantai yang sambung menyambung dan mengikat kaki dan tangan manusia. Bila terus dibiasakan, maka ia akan menjadi orang yang tak berguna dalam keluarga dan masyarakat.

Pernahkah kita mencermati bahwa setiap kita belajar kitab-kitab Fiqih, bab pertama itu selalu diawali dengan bab THAHARAH (BERSUCI). kalau kita mau sedikit berfikir, kita akan memahami hal itu sebagai satu nilai yang menunjukkan bahwa islam adalah agama yang bersih dan suci. Agama yang mengajarkan konsep KEBERSIHAN/KESUCIAN kepada pemeluknya. setiap bentuk peribadatan mesti di dahului dengan yang namanya bersuci. Apakah berwudhu’, istinja’, atau mandi.
Subhanallah.......islam agama yang mengandung nilai yang tinggi. berbeda dengan agama-agama kaafir lainnya. Dulu, dosen saya di pascasarjana sampai menulis sebuah buku berjudul: “MASUK SURGA KARENA SAMPAH”. intinya, ia mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan peduli dengan keadaan sekitar.

Guru kita yang mulia, Al-Ustad Farid Ahmad Okbah Hafizhahullah selalu berulang-ulang mengatakan bahwa mengukur kebersihan sesorang itu lihat dari kamar mandinya. Jika kamar mandinya bersih, maka orang itu pembersih. jika kamar mandinya kotor, maka orang itu adalah tipekal orang yang jorok. Bersih tidaknya kamar mandi, tergantung dari si pengguna atau pemilik kamar mandi itu; dia pembersih atau pemalas.

Pantaslah Rasulullah itu selalu berdo’a:

أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ

“Yaa Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ketidakberdayaan, SIFAT MALAS, pengecut, dan pikun”. (HR. Muslim no. 2706)

Siapa yang terbiasa malas, maka akan kehilangan kesempatan untuk istirahat. Padahal Allah telah membekali dirinya kekuatan untuk bergerak dan beraktifitas agar potensi tenaga dan kekuatan tersebut bisa dipergunakan dengan semestinya. Apabila tidak dimanfaatkan, maka keberadaan kekuatan pada seorang pemalas menjadi MANDUL dan tidak berguna, sebagaimana bila tidak dipergunakan untuk berpikir akan mengalami kebekuan dan tumpul. pantas, orang malas itu biasanya GOBLOK, TOLOL, BLO-ON, TELAT MIKIR, LOLA (LOADING LAMA), PELUPA, TIDAK PEDULI KEADAAN SEKITAR, DAN TIDAK PRODUKTIF. ternyata, diambil dari hadits-hadits Rasulullah dan ditinjau secara ilmiah berdasarkan riset/penelitian, bahwa goblok, tolol, bloon, telat mikir, lola, dan pelupa itu diantara faktor utama yang menyebabkannya adalah: SIFAT MALAS. benarlah kata pepatah, “Malas itu pangkal bodoh!”

Tidak ada hafizh qur’an yang pemalas. Dia menjadi hafizh qur’an, karena dia rajin membaca dan menghafal qur’an.

Tidak ada Ustad yang berilmu tinggi yang pemalas. Karena dia rajin belajar dan tekun membaca, maka dia menjadi cerdas dan berilmu.

Tidak ada orang-orang sukses yang pemalas. Rata-rata, orang-orang sukses itu karena ia rajin bekerja, banting tulang, sungguh-sungguh dalam meraih cita-cita setelah tawakkal kepada sang pencipta, dan tidak menyia-nyiakan waktu. Intinya, dia membunuh sifat MALAS. maka jadilah dia orang yang sukses.

Sifat malas, akan menjadikan seseorang itu GOBLOK. bukan hanya goblok tapi juga JOROK.
sifat malas melahirkan sifat-sifat buruk lainnya yang tanpa disadari akan membinasakan dirinya. tenang dalam kemalasan adalah awal kebinasaan. karena sejatinya, orang malas adalah orang yang dijauhkan Allah dari sifat RAHMAH & TANGGUNG JAWAB.

Karena wanita adalah madrasatul ula (pendidik utama bagi anak-anak dalam mahligai rumah tangga), maka menikahi perempuan jorok dan pemalas adalah musibah besar dalam sebuah kehidupan. jika sudah terlanjur menikahi wanita JOROK & PEMALAS, maka tugas anda sebagai suami untuk mendidiknya dan membentuknya menjadi wanita yang RAJIN, ULET, dan BERTANGGUNG JAWAB. semua itu hanya bisa dilakukan dengan satu solusi: MEMBANGUN KESADARAN DAN SABAR.

Namun jika anda belum menikah, maka waspadalah ! jangan tergiur dengan sekedar paras dan kecantikan, atau terpesona dengan cadar atau jilbabnya yang lebar. JANGAN! tidak sedikit wanita cantik, berhijab, atau bahkan bercadar; tapi JOROK DAN PEMALAS. jilbab, cadar, itu hanya kesing alias tampilan luar. pintar-pintarlah mencari istri. karena menikah adalah satu jalan ibadah kepada Allah dalam membangun cinta dan tanggung jawab yang akan dibawa sampai ke akhirat. bukan sekedar pelampiasan syahwat semata, nas-alullah al-‘aafiyah wa salaamah.

Jilbab yang lebar atau pakai cadar, itu bukan ukuran wanita shalihah. bukan... Sama sekali bukan. sama dengan laki-laki yang bergamis, berjubah, berjenggot, itu sama sekali BUKAN UKURAN dia berjiwa besar atau bertanggung jawab. konteks pembicaraan saya bukan dalam artian menafikan keutamaan bercadar, kewajiban menutup aurat dan melazimkan Sunnah. bukan ... tapi lebih kepada konteks bahwa penampilan fisik itu tidak menjamin ISI yang ada pada diri seseorang.

Disinilah terkadang kaum Liberal mengambil satu kesimpulan subjektif tentang wanita berjilbab dan bercadar. Mereka beranggapan bahwa jilbab dan cadar bukanlah standar moralitas seseorang. pada sisi ini memang benar asumsi itu jika kita melihat fakta kehidupan. Walau terkadang mereka kebabalasan dalam membangun persepsi sehingga terjatuh dalam keterpurukan berfikir sampai pada taraf mengingkari kewajiban hijab itu sendiri sebagai syariat yang ijma’.

Tidur habis subuh adalah AIB yang sangat buruk bagi seorang wanita. sedangkan tidak shalat subuh adalah AIB yang sangat buruk bagi seorang laki-laki. tidak bisa nyuci, tidak bisa membersihkan kamar mandi; tempat tidur; dapur; sampah di mana-mana; pakaian kotor yang tidak di cuci-cuci sampai berlumut dan tidak peduli dengan keadaan sekitar, adalah bersumber dari SIFAT MALAS. sedangkan sifat malas itu terbentuk dari pembiasaan. jika ia dibiasakan manja, maka akan menjadi PEMALAS. jika ia tidak dibiasakan manja, maka ia akan menjadi orang yang berkarakter dan penuh tanggung jawab.

Kekurangan yang bersifat manusiawi dan perlu di maklumi berbeda dengan kekurangan yang membawa madhorot dan dampak buruk yang tentu tidak bisa di tolerir. Semua bisa dirubah jika ada kemauan dan niat yang tulus. SIFAT MALAS bukanlah kekurangan manusiawi yang mesti di maklumi, tapi sifat tercela yang bisa dan harus di rubah. Sifat malas bisa membawa kita pada sebuah kegagalan dalam menjalani kehidupan ini. Lebih parah lagi sifat malas ini mempunyai pengaruh buruk terhadap kesehatan; baik FISIK maupun MENTAL. Jika Anda memiliki sifat malas, maka mulai dari sekarang Anda harus berhati-hati dan memperbaikii sifat anda tersebut secara perlahan, langkah demi langkah agar Anda menjadi seorang pribadi yang energic, percaya diri, memiliki motivasi hidup yang tinggi, dan sebagainya.

Allahul Musta’an.

Wanita yang tidak boleh di nikahi menurut islam sudah jelas pemaparan di atas semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Disini admin bertujuan untuk memberi informasi yang bermanfaat hanya di www.ngalir.com 


EmoticonEmoticon