Selasa, 01 Mei 2018

Sejarah Pohon Bidara Surga

Ngalir.com Pernahkah Anda mendengar tentang pohon bidara? Tahukah Anda mengapa pohon ini sering dijuluki sebagai pohon surga? Sebelum membicarakan sejarah pohon bidara pohon surga, ada baiknya jika Anda mengetahui apa seperti apa pohon bidara itu.



Apa itu pohon bidara?

Pohon bidara merupakan jenis tanaman kecil yang termasuk dalam genus ziziphus. Tinggi maksimalnya hanya 15 meter dengan cabang yang menyebar dan tumbuh simpang siur. Pohon ini memiliki sifat selalu hijau, artinya, selalu memiliki daun.

Pohon ini menghasilkan buah yang berbentuk bulat, atau terkadang bulat telur. Ukuran tidak terlalu besar, hanya sekitar 6 x 4 cm. Kulit buahnya mengkilap dan liat, dan memiliki rasa yang manis sedikit masam. Buah yang masak biasanya berwarna kekuningan, kemerahan, dan ada pula yang berwarna kehitaman.





Sejarah Pohon Bidara Pohon Surga

Pohon bidara dapat tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki iklim kering, dengan cuaca yang agak panas karena pohon ini memerlukan sinar matahari yang cukup untuk tumbuh dan berkembang. Namun, pohon ini juga membutuhkan air yang cukup untuk membantu pertumbuhan ranting, bunga dan buah. Bidara dapat berkembang di daerah dengan curah hujan berkisar antara 300 hingga 500 mm per tahun.

Berdasarkan asal usul dan sifat tumbuhnya, diperkirakan buah ini berasal dari Asia Tengah. Kemudian buah ini pun mengalami persebaran di wilayah Mesir, Uganda, Aljazair, Libya, Tunisia, Kenya, Afghanistan, India, Nepal, Pakistan, Cina, hingga ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Malaysia. Kini, Phon bidara mulai banyak ditanam di wilayah Afrika, terutama Madagaskar.


Tak hanya berdasarkan analisis persebarannya, sejarah pohon bidara pohon surga juga tampak jelas dalam kitab suci umat Islam, yaitu Al-Qur’an. Jika melihat dari kemunculan nama pohon bidara dalam al-Qur’an sebanyak 3 kali, maka dpaat diartikan bahwa pohon bidara memiliki manfaat yang istimewa bagi umat islam.


Berdasarkan sejarah dan hadist, pohon bidara ini sering dimanfaatkan umat islam untuk prosesi ibadah, seperti penggunaan daun bidara untuk mandi wajib bagi wanita yang telah selesai haid, atau bisa juga untuk memandikan jenazah agar bersih dari najis. Terkadang, daun bidara ini juga dimanfaatkan untuk membantu prosesi ruqyah da mengusir jin. 


Manfaat Pohon Bidara Untuk Kesehatan 


Pohon bidara disebut sebagai pohon surga bukan tanpa alasan. Pohon bidara ini memang memiliki banyak sekali khasiat untuk kesehatan, antara lain:

1. Merawat kesehatan kulit


Tanaman bidara, khusunya daunnya, ternyata baik untuk menjaga kesehatan kulit. Ada banyak sekali manfaat bidara untuk kulit, antara lain untuk menyembuhkan jerawat yang meradang, meremajakan kulit, melembutkan kulit sehinga kulit tidak kering, serta melindungi kulit dari dampak buruk sinar ultraviolet matahari.


Untuk mendapatkan manfaat bagi kecantikan dan kesehatan kulit ini, Anda menumbuk beberapa lembar daun bidara yang sudah dicuci bersih, dan campurkan hasil tumbukan tersebut dengan sedikit air. Setelah berbentuk mirip pasta, segera oleskan pada wajah dan kulit yang ingin dirawat, lalu diamkan hingga mengering. Terkahir, bilas dengan air hingga bersih tanpa menggunakan sabun.


2. Mengurangi risiko diabetes


Manfaat lain dari bidara si pohon surga ini adalah untuk mencegah diabetes. Anda dapat menggunakan daun bidara kering untuk membuat teh yang dapat dikonsumsi secara rutin agar kadar gula darah dalam tubuh Anda menjadi seimbang. Selain itu, teh daun bidara dapat pula menjaga produksi insulin agar tetap stabil.


3. Meredakan diare


Selain mengatasi diabetes, ternyata seduhan daun bidara kering dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan diare. Meskipun terdengar sepele, diare tidak boleh didiamkan hingga menjadi parah, karena penderita diare yang parah dapat berpotensi mengalami kram perut hebat dan juga demam. 


4. Mempercepat penyembuhan luka


Daun bidara mengandung antiseptik yang dapat membantu membersihkan dan menyembuhkan luka. Selai itu, daun bidara juga bermanfaat untuk menghentikan pendarahan dan mempercepat proses pengeringan pada luka terbuka.
 

 

Artikel Terkait

Disini admin bertujuan untuk memberi informasi yang bermanfaat hanya di www.ngalir.com 


EmoticonEmoticon